Selasa, 10 Mei 2016

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP



Hay.. disini kau mau membahas tentang  manusia dan pandangan hidup ! Apa sih pandangan hidup ?? Pandangan Hidup itu sendiri adalah pendapat yan dijadikan pegangan, pedoman, arahan, serta petunjuk hidup didunia.

Ngomong-ngomong tentang pandangan hidup. Apa sih pandangan hidup kalian didunia ini ?  Kalau aku pribadi berpandangan hidup berdasarkan Pancasila, karena Pancasila itu sendiri adalah pedoman hidup bertingkah laku manusia didunia ini. Selain itu aku juga berpegangan pada nasihat kedua orang tuaku serta nasihat-nasihat orang-orang yang sayang sama aku. 

Senin, 25 April 2016

MANUSIA DAN KEADILAN

MANUSIA DAN KEADILAN


Keadilan sendiri adalah adalah hal-hal yang berkenaan pada sikap dan tindakan dalam hubungan antar manusia yang berisi sebuah tuntutan agar sesamanya dapat memperlakukan sesuai hak dan kewajibannya. Keadilan dapat diterapkan terlebih dahulu dilingkungan rumah kita, seperti contohnya adalah kaka adik yang adil dalam bermain handpone.  Hal sekecil apapun jika dilakukan dengan adil pasti akan menyenangkan. Orang tua memberlakukan anaknya secara adil pasti tidak akan menimbulkan kecemburuan antara kedua anak tersebut. Yah contohnya dapat dilihat dari gambar diatas kakak perempuan bermain handpone sedangkan adiknya menunggu gantian giliran bermain handpone. Dan hal tersebut dilakukan agar kedua anak tersebut tidak saling cemburu. Jika keadilan ditanamkan sejak kecil, pasti akkan terbawa sampai nanti. Anak-anak pasti juga akan berperilaku adil terhadap sesamanya.

Senin, 18 April 2016

MANUSIA DAN PENDERITAAN


MANUSIA DAN PENDERITAAN


                                                            
       Penderitaan atau derita sendiri dapat diartikan dengan  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Salah satu contoh penderitaan yang ada di Negara kita Indonesia ini adalah masih banyaknya keluarga yang tak mampu atau keluarga miskin yang ekonominya sulit, serta susahnya mencari penghasilan yang layak, sehingga banyak dari mereka yang berpikiran untuk menggantungkan hidupnya dari belas kasihan orang lain dengan cara meminta-minta. Miris memang melihatnya !! Katanya Negara kita Negara yang telah maju, namun apa? Masih banyak orang-orang yang tak mampu menjadi peminta-minta ataupun menjadi gelandangan yang merusak pandangan mata, karena dimana-mana dapat kita jumpai banyak Gepeng disetiap sudut jalan. Seperti yang terlihat pada gambar diatas yang saya ambil sepulang dari kampus, saat melewati jembatan yang berada disebelah Kampus D Universitas Gunadarma. Terlihat disepanjang jembatan tersebut terdapat banyak peminta-minta, mulai dari anak-anak, ibu-ibu membawa anak, serta kakek yang ada digambar tersebut. Saya mengambil foto seorang kakek peminta yang sedang duduk dengan alas seadanya, memegang rantang untuk tempat uang, serta disampingnya terdapat sebuah kresek besar yang ntah apa isinya, hanya menggunakan payung kakek itu berlindung dari sengatan matahari. Menurut saya bisa dibilang tidak pantas atau tidak layak seorang kakek tua renta seperti kakek tersebut yang seharusnya duduk manis dirumah, harus panas-panasan, menahan lapar, dan minum hanya untuk mendapat belah kasihan orang lain dengan cara meminta-minta. Mungkin karena keadaan ekonomi keluargannya yang sulit ataupun tidak ada sanak keluarga yang mau mengurusi kakek tersebut, sehingga untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, kakek tersebut harus bekerja dengan cara meminta-minta. Jika memang keluarga kakek tersebut masih ada, kenapa kakek tersebut tidak diurus ? Kenapa kakek tersebut dibiarkan atau dibolehkan untuk meminta-minta begitu ? Semoga keluarganya mau mengurusi kakek tersebut dan penderitaan yang dirasakan kakek tersebut bisa berkurang, serta kakek tersebut bisa hidup layak walaupun cuma hidup sederhana.

Senin, 07 Maret 2016

MANUSIA DAN KEINDAHAN




KEINDAHAN PANTAI SADRANAN

Yogyakarta, merupakan kota kelahiranku dimana kota yang dikenal sebagai kota pelajar dan kota budaya, namun juga dikenal  keindahan tempat wisatanya. Terutama di Gunung Kidul, salah satunya yaitu keindahan Pantai Sadranan. Terlihat hamparan laut yang begitu luas. Airnya jernih, biru dan bersih. Deburan  ombak putih yang besar  yang berlomba-lomba  menuju ketepi pantai menjadi keindahan tersendiri dipantai tersebut. Langit juga cerah berwarna biru putih. Pantai yang masih asri dan bersih dengan hamparan  pasir putih nan lembut, yang menggoda mata. Batu karang yang besar yang ditumbuhi rumput-rumput karang ditengah pantai menjadi daya tarik tersendiri.  Tak ketinggalan juga pada sisi barat pantai tersebut juga dikelilingi tebing-tebing karang yang indah, yang menambah keindahan pantai tersebut. Disisi kiri batu karang tersebut terdapat tumbuhan merambat yang hidup dipasir serta batu-batu karang yang kecil. Dipinggiran pantai terdapat deretan gazebo yang bisa digunakan untuk  beristirahat sambil menikmati keindahan pantai. Keindahan pantai ini tidak hanya dapat dinikmati dari permukaan pantainya saja, namun juga bisa dinikmati keindahan alam bawah lautnya. Terumbu karang yang cantik menghiasi sepanjang bibir pantai, dan ikan yang branekaragam menambah kecantikan alam bawah lautnya.

Minggu, 06 Maret 2016

MANUSIA DAN CINTA KASIH






MANUSIA DAN CINTA KASIH

Ibu ? iya sosok ibulah yang paling saya cinta dan kasihi. Karena apa ? karena, ibu adalah wanita yang paling berjasa  dalam hidup saya. 9 bulan 10 hari ibu mengandung, pada saat melahirkan tiba ia harus berhadapan dengan keadaan yang mengancam jiwanya untuk melahirkan saya. Ia harus menghadapi kesakitan yang luarbiasa agar saya lahir kedunia. Pada saat saya masih bayi, setiap malam harus bangun untuk mengganti popok, menyusui, dan menidurkan saya. Sampai saat ini juga pun ibu masih ribet mengurusi kebutuhan saya. Pokoknya ibu selalu ada dimana saya membutuhkan beliau. Ibu juga lah wanita yang paling tegar , sabar, dan kuat yang pernah saya temui didunia ini, sabar menghadapi tingkah laku saya, tegar dan kuat menghadapi lika-liku kehidupan. Banyak hal yang dapat saya contoh dari diri ibu saya. Kelak nanti saya bisa menjadi wanita yang sabar, tegar dan kuat seperti ibu saya.  Kasih ibu sepanjang masa, meski matahari takkan bersinar kembali Kasih sayang Seorang Ibu Takkan pernah terganti karena Seoarang Ibulah Sumber Kehidupan kasih sayang.
Selain ibu, sosok bapak lah yang menjadi orang kedua yang saya cinta dan kasihi. Seperti ibulah sikap bapakku ini. Bapakku orang yang pekerja keras, bapak tak pernah mengenal lelah untuk mencari uang demi keluarganya. Dari kedua orang tua saya inilah, saya bisa mengerti arti sabar, tegar dan kuat yang sebenarnya. Terimakasih ibu, terimakasih bapak karena ibu dan bapak lah saya bisa belajar arti kehidupan yang nyata, takkan pernah bisa kubalaskan kasih sayangmu, Aku sayang ibu sama bapak.  Akan ku jaga selalu Ibu dan Bapak ku Sampai Titik darah terakhirku akan selalu ku bahagiakan kedua orangtuaku dan akan selalu Ku Buat kedua orangtuaku tersenyum. Saya selalu berdoa kepada Allah, agar menjaga, melindungi, dan memanjangkan umur kedua orangtua saya, melancarkan segala urusannya,  agar kelak orang tuaku dapat merasakan kesuksesan yang saya raih, walaupun itu belum seberapa dengan kasih sayang yang ia berikan.




Kamis, 14 Januari 2016

PRASANGKA. DISKRIMINASI DAN ETNOSENTRISME




1.    PERBEDAAN PRASANGKA DAN DISKRIMINASI
Sikap negative terhadap sesuatu disebut prasangka, walaupun ada yang bersifat positif. Dalam kondisi persaingan untuk mencapai akumulasi materil tertentu atau meraih status social bagi suatu individu atau kelompok social tertentu, pada suatu lingkungan dimana norma dan tata hokum dalam kondisi goyah, dapat merangsang munculnya prasangka dan diskriminasi dapat dibedakan dengan jelas. Prasangka bersumber dari suatu sikap. Diskriminasi menunjukkan kepada suatu tindakan. Dalam pergaulan sehari-hari sikap berprasangka dan diskriminasi seolah-olah menyatu, tidak dapat dipisahkan. Sikap berprasangka jelas tidak adil, sebab sikap yang diambil hanya berdasarkan pada pengalaman atau apa yang didengar.  Apabila muncul suatu sikap berpraangka dan diskriminatif terhadap kelompok social lain, atau terhadap suatu suku bangsa, kelompok etnis tertentu, bisa jadi akan menimbulkan pertentangan sosialyang lebih luas.

A.    SEBAB TIMBULNYA PRASANGKA DAN DISKRIMINASI
-          Berlatar belakang sejarah.
-          Dilatarbelakangi oleh perkembangan sosio-kultur dan situasional.
-          Bersumber dari dari factor kepribadian.
-          Berlatar belakang dari perbedaan keyakinan, kepercayaan, dan agama.

B.     DAYA UPAYA UNTUK MENGURANGI/MENGHILANGKAN PRASANGKA DAN DISKRIMINASI
-          Perbaikan kondisi  social ekonomi.
-          Perluasan kesempatan belajar.
-          Sikap terbuka dan sikap lapang.


2.    ETNOSENTRISME
Suku bangsa, ras tersebut cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai salah sesuatu yang prima, riil, logis, sesuai dengan kodrat alam. Segala yang berbeda dengan kebudayaan yang mereka miliki, dipandang sebagai sesuatu yang kurang baik, kurang estetis, bertentangan dengan kodrat alam. Hal tersebut dikenal sebagai ETNOSENTRISME, yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai dan norma kebudayaannya sendiri sebagai suatu yang prima, terbaik, mutlak, dan dipergunakannya sebagai tolak ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain.
Etnosentrisme nampaknya merupakan gejala social yang universal, dan sikap yang demikan biasanya dilakukan secara tidak sadar. Dengan demikian etnosentrisme merupakan kecenderungan tak sadar untuk menginterpretasikan atau menilai kelompok lain dengan tolak ukur kebudayaannya sendiri. Dalam tingkah laku berkomunikasi Nampak canggung, tidak luwes. Akibatnya etnosentrisme penampilan yang etnosentrik, dapat menjadi penyebab utama kesalah pahaman dalam berkomunikasi.


Minggu, 10 Januari 2016

AGAMA DAN MASYARAKAT


AGAMA DAN MASYARAKAT
Kaitan agama dengan masyarakatbanyak dibuktikan oleh engetahuan agama yang meliputi penuisan sejarah dan figur nabi dalam mengubah kehidupan social, argumentasi rasional tentang arti dan hakikat kehidupan tentang Tuhan dan kesadaran akan maut. Agama merupakan tempat mencari makna hidup yang final dan ultimate. Peraturan agama dalam masyarakat penuh dengan hidup, menekankan pada hal yang normative. Salah satu akibat tidak terlembaganya agama adalah “ANOMI” yaitu keadaan disorganisasi social dimana bentuk social dan kultur yang telah mapan menjadi ambruk. Disebabkan oleh hilangnya solidaritas kelompok lama dimana individu merasa aman dan responsive dengan kelompok tersebut ambruk, tumbangnya persetujuan terhadap nilai dan norma yang memberikan arah dan makna bagi kehidupan kelompok.

1.     FUNGSI AGAMA
a.       Dalam pengukuhan nilai bersumber pada kerangka acuan   yang sacral.
b.      Dibidang social adalah fungsi penentu.
c.      Sebagai sosialisasi individu ialah individu.

Masalah fungsionalisme agama dapat dianalisis lebih mudah pada komitmen agama, dimensi komitmen agama, menurut Roland Robertson (1984) :
a.       Dimensi keyakinan mengandung harapan.
b.      Praktek agama mencakup perbuatan memuja dan berbakti.
c.       Dimensi pengalaman memperhitungkan fakta.
d.      Dimensi pengetahuan dikaitkan dengan perkiraan.
e.       Dimensi konsekuensi dari komitmen religious.
Masyarakat Industri Sekular bercirikan dinamika dan semakin berpegaruh terhadap semua aspek kehidupan sebagian besar penyesuaian terhadap alam fisik.  Watak masyarakat secular menurut Roland Robertson (1984) tidak terlalu memberikan tanggapan langsung terhadap agama. Misalnya pemikiran agama, praktek agama, dan kebiasaan agama peranannya sedikit. Kecenderungan sekularisasi mempersempit ruang gerak kepercayaandan pengalaman keagamaan yang terbatas pada aspek yang lebih kecil dan bersifat khusus dalam kehidupan masyarakat dan anggotanya.

2.     PELEMBAGAAN AGAMA
Agama begitu universal, permanen, dan mengatur dalam kehidupan sehingga bila tidak memahami agama akan sukar memahami masyarakat. Kaitan agama dengan masyarakat dapat mencerminkan tipe –tipe, meskipun tidak menggambarkan sebenarnya secara utuh ( Elizabeth K. Nottingham, 1954 ) :
a.       Masyarakat yang Terbelakang dan Nilai Sakral, masyarakat tipe ini kecil, terisolasi, dan terbelakang.
b.      Masyarakat Praindustri yang Sedang Berkembang, keadannya tidak terisolasi, ada perkembangan teknologi yang lebih tinggi.
Agama melalui wahyunya atau kitab sucinya memiliki petunjuk kepada manusia guna memenuhi kebutuhan mendasar, yaitu selamat didunia dan akhirat, dalam perjungannya tidak boleh lalai. Tampilnya organisasi agama adalah akibat adanya “Perubahan Batin” atau kedalaman beragama, mengimbangi perkembangan masyarakat dalam hal alokasi fungsi, fasilitas, produksi, pendidikan. Agama menuju ke pengkhususan fungsional. Pengaitan agama tersebut mengambil bentuk dalam berbagai corak organisasikeagamaan.